Gempa Siang Bolong Kagetkan Warga Sukabumi Timur

SUKABUMI, DISASTERS.ID – Sejumlah warga melaporkan merasakan getaran gempa cukup kuat di Sukaraja, Kebonpedes, dan Sukalarang, Sukabumi, Sabtu (5/6/2021) siang.

“Iya lagi di warung kopi Kampung Tugu Sukaraja, lumayan besar sekitar lima detik, lebih,” ungkap Azis saat dikonfirmasi Disasters.ID melalui pesan whats app.

“Warga dari dalam rumah juga ada yang pada berhamburan keluar,” sambung dia.

Warga lainnya, Arbaz yang sedang betada di salah satu perumahan di wilayah Sukaraja juga merasakan getaran genpa cukup kuat.

“Lagi tiduran di kursi, kaget merasakan goncangan gempa dan langsung keluar rumah,” ujar dia.

“Getarannya tidak berlangsung lama, beberapa detik saja. Tapi memang cukup kuat,” sambung Arbaz.

Info Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 terjadi Sabtu 5 Juni 2021 pukul 12:47 WIB.

Titik koordinat lokasi 6.95 Lintang Selatan (LS)- 106.97 Bujur Timur (BT) atau 5 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat, kedalaman 3 kilometer.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani membenarkan telah terjadi gempa di wilayah Sukabumi Timur.

“Sampai siang ini belum ada laporan kerusakan dari dampak gempa,” kata Anita.

Gempa aktivitas sesar cimandiri

Kepala Balai BMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=3.0.

Episenter terletak pada koordinat 6.95 LS dan 106.97 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 3 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cimandiri,” jelas Hendro dalam keterangan tertulis pada Fanpage  Facebook resminya.

Menurut Hendro dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan  di wilayah Sukaraja dan Sukalarang-Kab.Sukabumi dengan Skala Intensitas III MMI.

Skala III MMI adalah getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” ujar dia.

“Hingga pukul 13:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” sambung Hendro.

Hendro mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG).

Website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Update

Gempa susulan dengan magnitudo 2.3 terjadi pukul 13:27:53 WIB. Gempa ini berokasi di titik koordinat  6.92 Lintang Selatan – 107.00 Bujur Timur atau tujuh kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman lima kilometer.

Ditelusuri melalui google maps, titik koordinat episenter gempa bumj tersebut terletak di wilayah Kecamatan Cireunghas.

Titik kootdinat gempa.M2,3

Keterangan foto : Titik koordinat episenter gempa (titik merah) dalam tangkapan layar google maps.

Facebook Comments