Lokasi Tanah Bergerak Bertambah

DISASTERS.ID – Laporan lokasi bencana tanah bergerak bertambah di wilayah Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/12/2020).

Sebelumnya dilaporkan bencana dipicu hujan dengan intensitas lebat terjadi di Desa Cisitu. Saat ini dilaporkan pula dari Desa Cijangkar.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan bencana tanah bergerak terjadi di dua lokasi.

Yaitu di Kampung Tanjungsari Tagog Desa Cisitu dan Kampung Ciherang Desa Cijangkar. Dampaknya  7 unit rumah mengalami kerusakan dan 14 unit rumah terancam.

Bencana geologi ini dipicu hujan dengan intensitas lebat  dalam sepekan terakhir.

Di Kampung Tanjungsari Tagog rumah rusak retak-retak pada dinding dan lantai berjumlah 2 unit dan terancam sebanyak 9 unit rumah. Serta jalan kabupaten ambles sepanjang 40 meter.

Sedangkan di Kampung Ciherang terdapat 5 rumah yang retak-retak pada dinding dan lantai serta 5 unit rumah lainnya terancam.

“Dua rumah di Kampung Tagog sudah dikosongkan,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna dalam keterangan tertulis diterima Senin malam.

Para penghuninya, lanjut dia, sementara sudah diungsikan ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Karena kondisi kedua rumah bila masih tetap dihuni takut ambruk.

“Di lokasi ini tanahnya masih terus bergerak. Dikhawatirkan bila hujan deras mengguyur rumah semakin rusak,” ujar Daeng.

Menurut dia penyebab terjadinya dua rumah mengalami kerusakan dan tanahnya ambles diduga dampak dari penggalian tanah untuk  pembangunan proyek peternakan ayam.

“Selain rumah juga jalan kabupaten ambles. Kami masih mengkajinya mengenai penyebab tanah bergerak di Cisitu,” kata Daeng.

Sedangkan untuk lokasi di Kampung Ciherang Desa Cijangkar, BPBD masih terus memantau perkembangannya. Rumah-rumah yang mengalami retak-retak masih bisa dihuni.

“Sudah diimbau bila tanahnya bergerak lagi warga untuk secepatnya mengungsi ke tempat aman,’ ujar dia.

Daeng menuturkan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat dan unsur Muspika Nyalindung dalam penanganannya.

Sebelumnya dilaporkan sedikitnya dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan  Sedangkan delapan rumah lainnya terancam rusak.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Tanjungsari Tagog RT 01 RW 02  Desa Cisitu Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/12/2020).

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *